Beranda > Olahraga > PM Inggris minta pemilik klub bertanggung jawab terhadap kebangkrutan

PM Inggris minta pemilik klub bertanggung jawab terhadap kebangkrutan

LONDON – Problem financial yang melilit beberapa klub Premier League bikin gerah Perdana Menteri (PM) Inggris Gordon Brown. Politis Partai Buruh Inggris itu meminta klub-klub agar memberikan perhatian serius terhadap tingginya utang klub.

Saat ini, klub yang paling bermasalah adalah Portsmouth. Pompey (julukan Portsmouth) beberapa kali menunggak bayaran para pemain dan kesulitan membayar pajak.
Namun, bukan hanya Pompey yang memiliki masalah financial. Bahkan, klub dengan nama besar separti Manchester United dan Chelsea juga memiliki utang. Setan merah (julukan United) memiliki utang sekitar 649,43 juta pounds atau sekitar Rp 9,5 triliun. Utang The Blues (julukan Chelsea) lebih besar lagi. Mereka punya uteng Rp 107 juta pounds atau sekitar Rp 10,24 triliun. Tapi sebagian di antaranya berbentuk utang kepada pemilik Chelsea Roman Abromavich.

Fans Chelsea bias tenang-tenang saja dengan tumpukan utang dari klub mereka. Sebab, Abramovich memang gila-gilaan menggelontorkan utangnya untuk Chelsea. Konglomerat Rusia itu juga tidak berhutang saat mengakuisisi Chelsea.

Tidak demiakian United. Keluarga Glazer mengakuisisi United dengan menggunakan uang hasil utangan.Brow mengungkapkan masalah utama dalam klub sepak bola beberapa tahun terakhir adalah utang yang selalu dijadikan sumber investasi.

Dia menjelaskan,dampak hal itu adalah kini jumlah utang beberapa klub jauh lebih besar dari pada uang yang dihasilkan dari aktivitas klub dan hak siar televise. “Dalam beberapa kasus, mudah menyelesaikannya. Tapi, ada juga yang tidak, “ Kata Brown.

Jumlah utang yang membengkak jelas akan memberatkan klub itu sendiri. Belumlagi pengeluaran besar yang harus mereka kucurkan untuk membayar gaji pemain dan pelatih terbilang tinni saat ini.

Kebiasaan klub Primier League yang menjadikan utang sebagai sumber investasi bias menjadi boomerang bagi mereka dimasa datang. Apalagi, UEFA berencana memberlakukan regulasi baru soal utang dan keuangan klub mulai 2012.

“Bukan hanya suporter yang khawatir dengan kondisi ini. Para petinggi klub seharusnya memberikan perhatian lebih serius. Sebab, klub mendapat pemasukan yang besar dari supporter, tapi lebih besar dari utang, “ ketus Brown

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: